Rss Feed
  1. Selamat maaaalaaaaaam.
    Di malam yang sudah larut ini, saya ditagih sama mamak (aha) untuk ngereview film yang baru semalam kami tonton. Yup! Film yang sudah dinanti-nantikan di tahun ini yah, Avengers: Age of Ultron. Saya udah kepoin trailernya dari tahun lalu, dan akhirnyaaaaaaaa.....bisa nonton premiere! hahahaha. Setelah menunggu lama, akhirnya penantian saya terbayarkan dengan penampilan om-om ganteng yang bikin saya nggak mau berkedip sedetik pun *lebay!* 

    Itu adalah jajaran superhero yang meramaikan film Avengers ini. Yang jadi fokus utama saya sih tetep yah si om Thor yang rela meninggalkan Asgard buat ngerusak eh, oke, ngebantuin para superhero ini di bumi yang begitu rapuh. 

    Tokoh utama Avengers ini masih tetep sama. Biar saya perkenalkan om-om ganteng yang membuat saya rela menunggu begitu lama beikut ini.

    THOR

    CAPTAIN AMERICA / STEVE ROGERS

    IRONMAN / TONY STARK

    HULK / DR. BANNER

    HAWKEYE / BARTON

    BLACK WIDOW / NATASHA ROMANOV (oke ini bukan om)

    Nah, kita kedatangan superhero baru nih! Meet the Maximoff twins!

    PIETRO MAXIMOFF (QUICKSILVER)

    WANDA MAXIMOFF (SCARLET WITCH)

    Dan ada satu lagi yang saya masih nggak terlalu paham asal usulnya. 

    VISION

    Di setiap film superhero pasti ada yang jahatnya dong ya. Sudah bisa dilihat dari sub judulnya, si Ultron ini jadi penjahatnya gais.

    ULTRON
    Siapa yang meranin Ultron? Nggak tau. Bodo amat. Dia kan jahat. Pun cuma suaranya yang kedengeran, hahahaha.

    Sekarang, saya akan menceritakan garis besar filmnya yah. Ahem, tolong baca baik-baik, karena saya tidak ingin menulis ulang, hahahaha.

    Prolog film ini adalah ketika para Avengers ini sedang menyerang salah satu camp Hydra gitu *lupa di mana tepatnya*. Nah di camp inilah tersimpan sebuah tongkat ajaib. Bukan, bukan tongkatnya kera sakti. Tapi, tongkatnya Loki. Iya, meskipun si Loki nggak muncul di sini, ternyata masih aja menimbulkan masalah yah. Jadi, pasca pertempuran dengan para alien mesin di Avengers 1, bangkai-bangkai alien mesin ini disimpan, termasuk tongkat si Loki ini. *Biar saya simpan dulu protesnya. Mari kita lanjutkan* Nah, para Avengers ini menyerang camp ini untuk mengambil tongkat si Loki. Di camp tersebut, hiduplah dua manusia kembar bernama Pietro dan Wanda Maximoff. Dipenjelasannya sih mereka berdua ini kayak bahan eksperimen gitu. Tapi berdasarkan informasi, si kembar Maximoff ini adalah Quicksilver dan Scarlet Witch yang tergabung dalam X-men. Yup, tapi Avengers ini film yang terpisah ya sama universe X-men. Oke, lanjut. Jadi, di sini para Avengers berpencar untuk mendapatkan tongkat Loki. Nah, ndilalah, yang nemu itu si Ironman. Kemampuan Wanda Maximoff adalah telekinetik (saya kurang tau ini kemampuan spesifiknya gimana, intinya sih ada hubungannya sama kekuatan pikiran), nah si Wanda ini mengacaukan pikirannya si Ironman. Cara kerja kekacauan pikiran ini adalah, si korban akan melihat ketakutan terbesar mereka, terus melemah deh. Si Ironman ini melihat ketakutan terbesarnya, yaitu melihat teman-temannya mati semua (Jadi perisai Captain yang pecah itu hanya halusinasi gais. Padahal saya nungguin adegan itu.) tapi dia sendiri hidup. Jadi, dia akan melakukan apa pun untuk berusaha menyelamatkan dunia. Tau sendiri kan keahliannya si Tony Stark ini apa? Yup! Dia anak mesin, man! Hahaha, jadi pikiran dia adalah menciptakan a machine warior that can protect human ras: Ultron!
    Singkat kata, tongkat Loki berhasil didapatkan dan si kembar lolos. Lebih tepatnya, si Wanda membiarkan Tony Stark mengambil tongkat itu. Karena dia bisa melihat isi pikiran Tony Stark, termasuk rencana si Tony dengan tongkat itu. Wanda berpikir dengan rencana Tony ini, Avengers bakal hancur dengan sendirinya. Nah, intermezo dulu nih. Jadi si kembar Maximoff ini dendam banget sama Tony Stark. (Soalnya nggak tahu kapan kejadiannya) rumah mereka kena bom. Terus, bapak ibu mereka die, gais. Si kembar ini berlindung di bawah puing-puing, sampai ada semacam granat gitu yang meluncur di deket mereka. Terus, mereka panik, menunggu dalam kekhawatiran bom itu akan meledak. Tapi setelah menunggu dua hari, bom itu nggak meledak, man. Dan di bom itu ada tulisan STARK nya.
    Lanjuuut! Akhirnya, setelah menghasut Dr.Banner, akhirnya Tony membuat Ultron. Tapi ada satu hal *mungkin kodingan, nggak ngerti juga* yang belum sempurna. Jadi programnya gagal. Terus, pas mereka lagi party, taunya si Ultron ini berhasil, gais. Terciptalah Ultron. Bla bla bla. Intinya si Ultron ingin "melindungi bumi" dengan cara membumihanguskan seluruh umat manusia yang ada sekarang biar diganti sama yang baru. Nah, mulailah para Avengers ini beraksi. Dalam aksi pertamanya, mereka gagal, gais. Soalnya si Wanda mengacaukan pikiran mereka. Nah, dalam masa kekacauan pikiran inilah si Thor melihat visi gitu. *saya juga mau protes untuk bagian ini*
    Lalu, karena kegagalan dari misi pertama mereka, yang menyebabkan kerusakan luar biasa, akhirnya mereka "sembunyi" dulu di rumah si Hawkeye. Selama masa sembunyi ini, Thor menemui Dr.Erik Selvig untuk mengusut ilusi pikiran yang dia lihat.
    Lalu, fokus beralih pada Ultron yang berusaha mendapatkan body manusia. Dia meminta bantuan Dr.Helen, seorang ahli *bio-kdhhjaggfjhfa* dari Seoul. Terus, si Ultron mengambil sebuah batu abadi dari dalam permata yang ada di tongkat Loki, terus ditempelin di jidat calon body nya itu. Eh, selama masa transfer "alam bawah sadar" si Ultron ke body biologisnya ini, mereka diinterupsi. Saat proses ini, si Wanda bisa melihat rencana Ultron untuk menghancurkan seluruh umat manusia. Akhirnya si kembar berbalik arah, jadi melawan si Ultron. Terus para Avengers pindah lapak, jadi ngerusak eh, membela kebenaran di Seoul. Dalam misi ini, Natasha tertangkap, tapi body biologis Ultron berhasil dicuri dan diserahkan ke Tony Stark.
    Di sini terjadi perdebatan, gais. Mereka berdebat apakah sebaiknya penciptaan body Ultron ini diteruskan (dengan memasukkan Jarvis ke dalamnya) atau dihentikan. Saat ribut-ribut inilah tetiba Thor muncul dan menyelesaikan proses pembentukan body biologis Ultron. Terus, terciptalah ultraman eh, Vision

    Setelah itu....
    Merekabisangalahinultrondenganbantuansikembarmaximoffdanvisionmeskipunpietroakhirnya matitapiakhirnyamerekaselamatsentausadanakhirnnyamerekamencarmencarlagi terusdigantiinsamarhodeyfalconsamascarletwitch. Hhhhh *napas dulu*.

    Gitu deh, ceritanya. Hahahaha. Sudah jelas?

    Sekarang saatnya mengungkapkan kritikan saya terhadap film ini. Protes saya sebenernya cuma 3 sih, nggak banyak-banyak amat. Pertama, kenapa pasca Avengers 1, tongkat Loki nggak langsung diamankan aja? Kan jadi nggak ada masalah. Lalu, saya mikir. Kalo nggak gitu, nggak akan ada film Avengers 2. Nanti saya nggak bisa lihat om-om ganteng ini beraksi kalo Avengers 2 nggak ada. Jadi, saya batalkan protes saya yang pertama ini.

    Kedua, kenapa Thor malah nemuin Dr.Erik Selvig untuk memecahkan ilusi pikirannya. Maksudnya, selama pikirannya dikacaukan oleh Wanda, si Thor ini ngelihat dirinya lagi dikelilingin kaumnya di Asgard sana. Terus tetiba si Heimdal muncul dan bilang kalo Thor yang sudah membawa mereka ke neraka. Thor hanya bisa menimbulkan kekacauan. Terus dia dapet visi tentang batu-batu abadi (termasuk yang ada di tongkat Loki). Nah, itu kan urusannya sama Asgard. Kenapa dia nemuinnya Dr.Erik Selvig? Kenapa dia nggak balik ke Asgard dan nemuin siapa kek gitu orang pinter di Asgard. Dan anehnya, si Dr.Selvig ini bisa tau tempat kolam (lupa istilahnya) untuk membangkitkan kembali ilusi Thor biar dia bisa melihat apa yang dia lewatkan. Kan aneh bin ajaib. Okelah kalo ilmuwan bisa nemu tempat-tempat begitu, tapi masa Thor yang notabene disebut "dewa" percaya sama kolam begituan. Dia nggak ada cara yang lebih kedewaan lagi? Kesannya jadi "maksa" Dr.Selvig biar muncul (lagi) di Avengers. Atau memang di komiknya begitu? Nggak tau deh. Saya mah nggak ngikutin komiknya. Tapi, sebagai penikmat film, saya merasa scene ini sangat ganjil.

    Ketiga, saya merasa terganggu dengan kehadiran Vision. Hahahaha, ya ya ya, dia salah satu superheronya di sini. Tapi saya nggak suka lihatnya. Mungkin karena bentuknya yang kayak ultraman kurang kostum atau gimana. Atau mungkin karena mindset saya tentang Avengers adalah 6 orang yang menjadi peran utama di film sebelumnya, jadi saya merasa aneh waktu muncul seekor, eh, seorang, eh, sesosok makhluk yang wujudnya agak nggak jelas ini. Terus dia itu sebenernya apa sih? Ultron bukan. Jarvis bukan. Katanya "I am not son of Ultron. I am not Jarvis. I am...I am." apa pula ini. Ya, situ siapa? Terus kenapa tetiba baik padahal sudah terisi beberapa persen alam sadar si Ultron. Pantes aja kalo si Captain America mempertanyakan keberpihakan si Vision ini. Tapi, si Thor merasa sangat yakin kalo Vision itu baik karena ada batu abadi di jidatnya. Kalo nggak salah inget sih, jadi batu abadi ini adalah semacam batu berpikir. Jadi batunya ini bisa tahu apa yang baik dan yang buruk. Dan menurut si Vision, "Aku tidak ingin membunuh Ultron. Tapi rencananya untuk menghancurkan umat manusia adalah kejahatan. Jadi Ultron harus dihancurkan." (Kalo nggak salah sih gitu omongannya. Kalo salah maapin yak. Namanya juga manusia, tempatnya lupa, hahahaha). Tapi yah, orang kata sutradaranya harus ada Vision, mau gimana lagi. Yang penting mah dia baek. Udah, itu aja udah cukup (ini ngebelain Vision apa nyari jodoh?)

    Udah sih, itu doang protesnya. Selama 142 menit nonton sih saya menikmati filmnya (mengabaikan beberapa adegan yang dirasa janggal). Full action banget deh pokoknya. Dan nggak nanggung-nanggung, kali ini Avengers ngerusak 3 negara, man! Bayangin coba berapa besar biaya asuransi yang harus dibayar Marvel. Apalagi di bagian yang kota (lupa namanya) sampe dibedol dari tanah, hahahaha. 

    Selain beberapa protes kecil itu sih, tentunya ada kelebihan-kelebihan di film ini yah.
    1) Si Thor makin ganteng (cek)
    2) Captain America juga nggak kalah ganteng (cek)
    3) Diselip-selipin humor yang nggak garing (cek)
    4) Ada unsur kejutan *ternyata Hawkeye sudah berkeluarga* (cek)
    5) Full action (cek)
    6) Adegan para Avengers berdiri saling memunggungi dan melawan musuh dengan efek slow motion (cek)
    7) Tambahan member baruuuuu (cek)

    Nah, cukup sekian dulu deh cuap-cuap saya. Sudah malam. Kalau besok-besok ada lagi yang keinget pengen dibahas, yah, gampang diedit lah, hahahaha. So, this movie was worth the wait. Nggak mengecewakan kok. Buat para penggemar super hero, this movie is a must!

    SELAMAT MENONTON!

    SALAM SUPER! (HERO)




  2. 4 komentar:

    1. spoileeerrrrr O_o

    2. ya di judulnya kan sudah dikasih tau. tetep dibaca -__- spoiler itu pilihan nak, hahaha

    3. belonomi said...

      saya suka blog kamu, dan bagaimana cara kamu menulis, gaya bahasanya menarik... salam kenal ya dari blogger pemalang:

    4. waaah, syukur deh kalo ada yang suka, hahahaha. Terima kasih sudah mampir yah. salam kenal jugaaa

    Post a Comment