Rss Feed
  1. Game of Thrones #2

    Friday, June 26, 2015

    VALAR MORGHULIS! You know what that means? Yeah, ALL MEN MUST DIE! Moto itu jadi super terkenal menjelang kemunculan season 5 dari series super duper terkenal ini, gais. Yup, apa lagi kalau bukan Game of Thrones? Setelah "sedikit" memuaskan para penonton dengan kematian Joffrey di season 4, tayangnya season 5 tentunya jadi sesuatu yang paling ditunggu-tunggu. Kalian udah pada nonton? Episode terakhir dari season 5 ini tayang hari Senin tanggal 15 Juni 2015 kemaren, gais. Buat yang udah nonton, yuk kita review bareng-bareng season yang paling membuat patah hati ini.

    Oke, sebelumnya saya sudah pernah mereview tentang series kolosal yang mendunia ini (http://perfumemories.blogspot.com/2014/06/game-of-thrones.html), di review sebelumnya, saya sudah membahas alur cerita dari season 1 sampai 3 dan sedikit spoiler season 4. Ada juga review tentang para tokohnya. Oke, anggap saja postingan saya yang "itu" sebagai perkenalan. Sekarang, mari kita fokus ngebahas alur cerita di season 5.

    Banyak hal yang terjadi di season 5 ini. Sebelum masuk ke kejadian apa aja, mari kita cek dulu tokoh-tokoh penting yang masih hidup.
    Tokoh-tokoh yang tidak mendapat tanda merah adalah tokoh-tokoh yang masih hidup sampai akhir season 5. Well, you see that? YEAH! JON SNOW IS DEAD! Oke, meskipun saya sedang dalam keaadaan berkabung, tapi mari kita lewati dulu cerita tentang bagaimana si ganteng ini tewas, gais :'(

    KEJADIAN PENTING DI SEASON 5:
    1. Tommen Lannister akhirnya menjadi raja dan resmi memperistri Margaery Tyrel. Kehidupan mereka setelah menikah? Jangan ditanya. Margaery nggak akur sama Cersei. Well, yeah, the queen doesn't wanna lose her crown may be.
    2. Tidak lama setelah pernikahan Tommen dan Margaery, Cersei mulai melancarkan akal bulus untuk menyingkirkan menantunya itu. Akhirnya, Margaery dan Loras ditangkap sama High Sparrow karena sudah melakukan dosa. Loras, yeah, kalian tahu sendiri kan kalau doi itu (ahem) gay. Sementara Margaery berbohong untuk melindungi abangnya, jadilah dia kena dosa juga. Tapi proses hukuman mereka tidak diperlihatkan lebih lanjut, gais. jadi, gimana nasib mereka, saya juga kurang tahu. Huhuhuhu, so sorry for Loras, though.
    3.  Nah, saat lagi sok-sokan "mengunjungi" Margaery, taunya si Cersei juga ditangkap, gais. For what sin? Oh, you know what she did with her brother, don't you?
    4. Kita beralih ke luar Westeros. Arya mengunjungi Jaqen H'ghar (faceless god). Yup, doi adalah sosok pria yang bisa berubah-ubah wajah itu *bukaaan, doi bukan Raden Kian Santang* Arya memanfaatkan koin yang diberikan faceless man pasca kabur dari The Hound. Sampailah dia di house of black and white dan ketemu sama Jaqen ini. Dia berguru sama doi biar bisa menyamar di berbagai situasi.
    5. Well, Arya did something wrong though. She took revenge. Untuk kesalahan itu, akhirnya Jaqen membuat Arya buta.
    6. Kita beralih lagi. Di awal season Daenerys dihadapkan dengan kebimbangan antara membela kaum budak atau kaum majikan yang notabene masih termasuk rakyatnya. Dia galau, mau tetap mengadakan pertarungan antara kaum budak dan majikan atau tidak. Sampai keadaan jadi benar-benar kacau. Untungnya, di saat super kacau, Drogon muncul. Yeah, Drogon is back, baby! Untuk pertama kalinya, akhirnya Daenerys terbang naik naga! Congratulation, mother of dragon! You finally drive one of your kid?
    7. Nah, di akhir season 4, Tyrion dikirim keluar Westeros oleh Varys. Di awal season ini, Varys menyarankan Tyrion untuk menemui the right heir of the Iron Throne. Awalnya Tyrion males-malesan gitu, tapi akhirnya Tyrion berhasil ketemu sama Daenerys. Dia benar-benar takjub pas lihat si Drogon. Setelah perbincangan yang cukup lama, dan dengan keahlian Tyrion dalam berdiplomasi, akhirnya Daenerys percaya dengan kata-katanya. Jadilah si Tyrion ini semacam penasehat Daenerys.
    8. Selanjutnya, Stannis Baratheon. Setelah peperangan antara the night's watch sama wildling, si Stannis ini kan menetap di castle black gegara si ganteng Jon Snow menemui doi untuk semacam kerja sama. Yah, selama Stannis menetap di castle black, banyak juga yang terjadi. Di antaranya adalah si Stannis menghukum mati pimpinan wildling jika menolak untuk mengaku kalah sama Stannis. Akhirnya pimpinan wildling ini dihukum mati dengan membakarnya hidup-hidup. Tapi, karena kebaikan hati Jon Snow yang super kece itu, akhirnya dia membunuh si pemimpin wildling dengan memanahnya.
    9. Stannis mengorbankan Shireene (anaknya sendiri bro!) gegara hasutan Lady Melisandre. Kasihan si putri kecil itu dibakar hidup-hidup :'( Setelah kematian Shireene, istri Stannis bunuh diri. Terus, waktu Stannis menyerang Winterfell, pasukannya keburu diserbu sama pasukan Lord Bolton dan kalah. Stannis die! Akhirnya! Siapa suruh ngorbanin Shireene yang baik hati dan tidak sombong itu.
    10. Nah, ngomong-ngomong soal Winterfell, Sansa is back! Yup! Little finger took her back to Winterfell. Doi dipaksa menikah sama Ramsay Bolton. Di sana Sansa ketemu lagi sama Theon Greyjoy. Akhirnya, setelah momen gagu yang cukup menyebalkan, akhirnya Theon mengaku kalau Bran dan Rickon belum mati, mereka berhasil kabur. At least ini memberikan sedikit harapan pada Sansa. Akhirnya, Theon melakukan hal yang benar. Mungkin karena dia merasa bersalah sudah mengkhianati Robb Stark dulu, jadi dia mau menebus kesalahannya dengan menolong Sansa. Waktu Sansa mau dibunuh sama cewek yang cinta berat sama Ramsay, dia ditolongin sama Theon. Terus mereka berdua lompat dari benteng. Nggak ketahuan nasibnya gimana. Harusnya sih paling nggak patah tulang kaki sama tangan sih.
    11. Oke, last but not least! Jon Snow! Salah satu hal paling penting adalah Jon Snow WAS a Lord Commander! Bisa dilihat dari kemampuannya memimpin pasukan night's watch, banyak yang memilih Jon Snow sebagai Lord Commander yang baru, termasuk Maester Aemon. Well, tentunya nggak semua setuju kalau Jon Snow jadi Lord Commander karena usianya yang masih muda. Tapi apa mau dikata, it's like he was born to be a leader.
    12. Semasa kepemimpinannya, Jon Snow membuat satu keputusan yang, well, membuatnya dibenci hampir seluruh castle black, termasuk Olly. Olly ini adalah anak kecil yang selamat dari serangan wildling. Dia dilatih cara bertarung dengan sepenuh hati sama Jon Snow. Udah kayak adek sendiri deh pokoknya. Pas tahu Jon Snow mengambil keputusan besar ini, Olly merasa kecewa.
    13. Jon snow dan pasukannya bertempur melawan ribuan white walker yang mukanya ngeri itu macam zombie albino.
    14. Jon Snow is dead! Ini adalah scene terakhir dari season 5. Menyedihkan? Nggak usah ditanya betapa sedihnya saya saat melihat Jon Snow ditikam berkali-kali sama anak buahnya sendiri. 

    OKE, jadi ada 14 kejadian (yang menurut saya) penting yang terjadi di season 5. Sekarang, mari kita bahas beberapa peristiwanya.
    Kejadian yang menimpa Cersei ini sebenarnya bisa dibilang senjata makan tuan. Dia berniat menjauhkan Margaery dari putranya, tapi malah kebusukannya ketahuan. Pasalnya, sepupu Lancel Lannister sudah menjadi anak buah High Sparrow. Dari sepupu Lancel ini kebusukan Cersei ketahuan. Tapi bahkan sampai akhir season, Cersei nggak mengaku kalo sudah berhubungan sama Jaime. Doi malah mengakui dosanya yang lain, yaitu melakukan zina dengan Lancel. Untuk pengakuannya itu akhirnya High Sparrow menghukum Cersei untuk berjalan telanjang sampai istana, itu sebagai penebusan dosa gitu deh.
    Jaime nggak terlalu banyak peran di season ini. Dia cuma ditugaskan untuk menjemput Myrcella. Pasca tewasnya prince Oberyn, Cersei khawatir kaum Doran bakal menuntut balas dan ngapa-ngapain Myrcella. Well, sebenarnya Myrcella cukup aman di sana. Pasalnya, cuma istri Oberyn yang menyimpan dendam ke Lannister. Sepulangnya mereka dari penjemputan itu, Myrcella mengaku kalau dia tahu bahwa Jaime adalah ayahnya dan doi seneng karena Jaime adalah ayahnya. Tapi yah, sepertinya obrolan itu jadi saat terakhir mereka karena Myrcella tewas diracun.
    Sansa kembali ke Winterfell bersama little finger. Kalau dipikir-pikir, Sansa nggak bisa disalahkan karena sudah percaya sama little finger yang terkenal sebagai expert spy setelah Varys. Jangan harap bisa percaya sama kata-kata little finger, semuanya dusta. Tapi, kalau saya ada di posisi Sansa, mungkin saya akan melakukan hal yang sama. Little finger adalah orang yang sudah menolong Sansa keluar dari Westeros dan membelanya saat bibinya sendiri berniat membunuhnya. Jadi, kalau dlihat dari sudut pandang Sansa, memang cuma little finger yang bisa dipercaya. Itu sebabnya waktu doi disuruh menikah sama Ramsay Bolton, doi setuju-setuju aja. Yup, doi juga kena hasutan little finger. Dia bilang Sansa adalah the right heir of Winterfell. Jadi, nggak ada cara lain yang lebih ampuh untuk merebut kembali Winterfell, yang saat itu masih dikuasai Lord Bolton, selain menikah dengan Ramsay Bolton. Well, pernikahan itu tidak berjalan lancar. Sansa tersiksa, yes. Tapi untungnya ada Theon Greyjoy. I know, I know, he was a traitor. Tapi dia satu-satunya orang terdekat yang Sansa kenal baik dan Theon juga dalam kondisi merasa bersalah, jadi dia ngebantuin Sansa deh.

    Di season 5 ini, saya rasa Arya yang paling nggak jelas perannya dalam perebutan Iron Throne. Dia sibuk sama urusannya sendiri untuk membalas dendam. Setelah meninggalkan The Hound dalam keadaan luka parah, Arya akhirnya nebeng kapal yang menuju Bravoos. Nah dia memanfaatkan koin yang diberikan Jaqen H'ghar. Orang yang ditebengin itu ngebawa Arya ke house of black and white.
    Di rumah inilah Jaqen H'ghar si faceless man tinggal. Arya menemui Jaqen untuk berguru. Jadi selama tinggal di house of black and white ini Arya dilatih untuk menjadi "no one". Di tengah-tengah masa pelatihannya, Arya memanfaatkan kemampuannya berubah rupa untuk membalas dendam dan membunuh orang yang ada dalam daftar pembunuh keluarganya. Untuk kesalahan ini, Jaqen menghukum Arya dengan membuatnya buta.
    Sebagai karakter kedua yang paling saya favoritkan setelah Jon Snow, saya selalu look forward what will happen to him. Nah, di season ini akhirnya Tyrion bertemu dengan Daenerys Targaryen. Awalnya Tyrion nggak percaya masih ada pewaris the Iron Throne yang layak. Tapiiiiiiii, setelah dia melihat dengan mata kepala sendiri si Daenerys ini menenangkan Drogon, dia langsung yakin kalau Daenerys itu memang pewaris the Iron Throne yang sesungguhnya.

    Saya merasa aura kepemimpinan Daenerys sedikit berkurang di season ini. Mungkin karena dari awal season si Dany ini galau tentang keberpihakannya terhadap kaum budak dan kaum majikan. Well, dia butuh dua-duanya. Jadilah dia galau masalah gimana untuk menyatukan dua kubu itu. Sampai akhirnya keadaan jadi luar biasa kacau. Di tengah-tengah kekacauan itu, si Drogon kembali.
    Salah satu adegan yang membuat saya luar biasa merinding adalah saat Daenerys akhirnya menunggangi Drogon yang waktu itu diserang. Akhirnya! Setelah 5 season cuma elus-elus, akhirnya dia bisa juga menunggangi salah satu anaknya. Congratulation!
    Dari pertama kali karakter Lady Melisandre muncul kok rasanya saya sudah benci ya. Selain doi ini seorang penghasut sesat, doi juga selalu "ngebisikin" kalau Stannis adalah raja sejati berdasarkan ramalan api or whatever that is. Season kali ini, doi bener-bener bikin saya naik pitam *ceilah, kagak naik elang aje bro?* Lady Melisandre berhasil menghasut Stannis untuk melakukan semacam sacrifice gitu deh demi keberhasilannya merebut tahta. Nah, seseorang yang dijadikin sesembahan ini tidak lain dan tidak bukan adalah Shireene, anaknya Stannis sendiri. Plis dong ah! Shireene itu anak paling manis sedunia. Udah baik, nurut, pinter pulak, masak si Stannis sebegitu butanya sampai mau mengorbankan putrinya sendiri! Tapi ya, apa mau dikata, hasutan dewa api sudah memenuhi kepala Stannis, jadilah Shireene yang malang itu dibakar hidup-hidup :( Sudahlah mengorbankan anaknya, istrinya bunuh diri, perangnya kalah, dibunuh pula sama Brienne. That's what happen to a bad person, dude!
    Taaapiiiiiiiiiii, Lady Melisandre ini yang digadang-gadang bakal ngehidupin Jon Snow lagi. Yup, beberapa penggemar seri ini mulai berasumsi tentang kebangkitan Jon Snow karena kemunculan Lady Melisandre di castle black. Gosipnya, si Melisandre bakal butuh darah Rickon untuk menghidupkan Jon Snow lagi. Yah, yang mana pun plotnya, selama Jon Snow back to the game mah saya ikut aje dah.

    Oke, serumit apa pun usaha saya untuk menghindari topik ini, tapi akhirnya kita akan membahasnya juga, benar? Ibarat kata tupai...oke, kita nggak usah ngebahas tupai. JOOON SNOOOOOOWWWW. Seperti yang sudah saya katakan berulang-ulang sejak tadi, Jon Snow tewas di season ini, gais :'( Sedih tak terperi rasanya.
    Jadi, mari kita mulai dengan pengangkatan Jon Snow sebagai Lord Commander of the night's watch yang baru, gais! Yeay! Pada dasarnya, Jon Snow adalah seorang pemimpin yang baik, tapi memang ada satu keputusan yang dia ambil yang nggak disetujui sama anak buahnya. Dari season pertama seri ini, tagline house of stark, yaitu "winter is coming" memang sudah sering digembar-gemborkan. This time, winter really is coming, gais. Dan Jon Snow tahu apa yang akan datang bersamanya: WHITE WALKER! White walker ini semacam zombie gais. Tapi lebih ngeri lagi. Makhluk ini nggak bisa mati kecuali dibunuh pake dragonglass. Nah, untuk menghadapi musim dingin yang akan segera datang dan untuk menghadapi serangan white walker ini, Jon Snow memutuskan untuk bekerja sama dengan wildling. Karena, saat serangan white walker itu terjadi, mereka akan membutuhkan semua orang yang ada untuk membantu. Tpiiii, sejarah hubungan wildling sama night's watch ini kan memang nggak baik. OKI, Jon Snow ini dianggap pengkhianat karena mau bekerja sama dengan wildling. Meskipun memdapat tentangan, Jon Snow dan beberapa anak buah yang memihaknya tetap pergi ke tempat persembunyian wildling yang masih hidup di north of the wall. Saat usaha kerja sama itu, terjadilah serangan white walker, gais. Nah, suasananya jadi luar biasa kacau dan dragonglass yang dibawa Jon Snow tertimbun puing-puing. Di saat yang teramat sangat kritis *saya udah khawatir Jon Snow bakal mati di sini* ternyata pedang milik Jon Snow mampu menghancurkan white walker karena terbuat dari valirian steel. Akhirnya salah satu pemimpin white walker ini berhasil dihancurkan.
    Nah, makhluk itu tuh yang berhasil dibasmi sama Jon Snow. Tapi gais, matinya salah satu pimpinan white walker tidak membuat para zombi ini lemah, juustruuu mereka jadi semakin kuat. Karena pimpinannya yang lain, entah pake kekuatan apa *mungkin kekuatan bulan* menghidupkan kembali para korban dan mengubah mereka jadi white walker juga. Ngeri kan? Jadi sekarang white walker-nya tambah banyak.
    Pasca kejadian ini, Jon Snow merasa gagal gais. Di saat beliau ini terpuruk, tetiba si Olly masuk dan bilang kalau ada salah satu wildling yang ketemu sama pamannya Jon Snow yang sudah lama hilang. Dalam kondisi gundul gulana dan bingung, apa lagi yang bilang ini si Olly, jadilah si Jon Snow nurut. Ternyaaaataaaa, sampe lokasi, dia hanya menemukan sebuah palang kayu bertuliskan "TRAITOR". Di sinilah Jon Snow dibunuh oleh anak buahnya sendiri gais. Dia ditusuk berkali-kali. Yang nusuk Jon Snow terakhir kali adalah Olly sendiri :'(
    SSSEEEEEEEEDIIIIIIIIIIIH. It's the hardest season finale ever! Well, jadi makin penasaran sama kelanjutannya tapi sekaligus ngerasa sedikit males kalo nggak ada Jon Snow-nya. Tapi, dengan berbagai macam rumor yang berkembang di dunia maya tentang dugaan-dugaan plot yang akan diusung sang sutradara di season berikutnya, saya cukup yakin Jon Snow nggak bener-bener mati. Well, Branden pun nggak muncul sama sekali di season ini. Saya setengah berharap Branden akan muncul di season 6 dan menolong abangnya ini, entah bagaimana pun caranya. 

    Okedeh, itu dia sedikit curhat saya tentang season 5 yang sudah berhasil membuat perasaan saya campur aduk, as always. Akhir kata, saya ingin menarik kembali kata-kata saya di postingan sebelumnya tentang lima karakter utama yang saya yakin bakal ada terus di setiap seasonnya. Well, sang sutradara jelas memegang kendali sepenuhnya nasib para karakter di seri ini. So, I know nothing about what story to come. I will be patiently wait the next season next year :)



    DADAH DULU OM GANTENG JON SNOW :(